Petarung Ultimate Fighting Championship (UFC), Khabib Nurmagomedov, benar-benar menyukai Cristiano Ronaldo. Pemain sepak bola asal Portugal itu bahkan juga jadi anutan Khabib.
UFC 254 menyediakan Khabib Nurmagomedov versus Justin Gaethje ke Minggu (25/10/2020) jam 01.00 WIB. Khabib Nurmagomedov si juara kelas enteng akan menjaga sabuk pemenangnya dari Justin Gaethje sang pemilik sabuk interm.

Pertempuran itu mengisyaratkan kembalinya The Eagle ke Oktagon sesudah 13 bulan lama waktunya. Sebelumnya bertanding menantang Justin Gaethje, Khabib berbicara berkaitan Cristiano Ronaldo serta ambil banyak pelajaran dari bintang Juventus itu.

“Saat saya berjumpa Cristiano Ronaldo, saya mempunyai banyak sekali pertanyaan untuk ditanya. Saya ingin ketahui bagaimana ia bisa menjaga kemauannya menjadi yang terhebat sepanjang 17 tahun beruntun,” ucap Khabib Nurmagomedov dalam interviunya di account Youtube UFC Rusia.

“Semenjak 2003, ia ada di tingkat paling tinggi. Tiap akhir musim ia masuk ke daftar rangking sepuluh besar pemain,” tambahnya.

Ronaldo ialah pemain sepak bola yang banyak merasai gelar pribadi, salah satunya 5 Ballon d’Or, top scorer LaLiga, sampai Pemain Terhebat opsi FIFA. Gelar dengan koletif sanggup dimenangan, yaitu 5 Liga Champions, Piala Eropa, serta gelar lokal di Portugal, Inggris, Spanyol, serta Italia.

“Ia memenangi segala hal sepanjang ia di Manchester United serta Real Madrid. 2 liga sepakbola kelas dunia. Ia memenangi segala hal,” Khabib mengutarakan.

“Saya bertanya bagaimana ia sukses meraihnya. Sepanjang yang saya ketahui, energi di dianya, kemauan, motivasi, disiplin, tehnik pemulihan, gaya hidup, nutrisi – ia menyatukan semua,” tutur Khabib Nurmagomedov mengenai Cristiano Ronaldo.

 

Lazio belum menyerah memburu scudetto musim ini. Kemenangan 2-1 atas Torino jaga keinginan itu.
Di Olimpico Grande Torino, Rabu (1/7/2020) pagi hari WIB, Biancoceleste pernah ketinggalan terlebih dulu melalui gol kilat Andrea Belotti pada menit ke-5. Tetapi 2 gol dari Ciro Immobile serta Marco Parolo di set ke-2 pastikan tiga point buat team tamu.

Sukses lakukan comeback dilaksanakan Lazio akhir minggu lantas saat hadapi Fiorentina. Pernah ketinggalan melalui gol cantik Franck Ribery, Immobile serta Luis Alberto pada akhirnya bawa Lazio keluar untuk juara.

Kemenangan atas Torino juga berasa makin memberikan kepuasan jika mengingat pelatih mereka, Simone Inzaghi, tidak dapat mengikuti di pertandingan barusan sebab terserang suspensi. Semangat juang Lazio tidak menyusut sedikitpun.

“Team memperlihatkan semangat pengorbanan yang sebenarnya, khususnya di baris depan,” tutur asisten pelatih Lazio, Massimiliano Farris, ke Sky Sport Italia. Dia ditugaskan gantikan peranan Inzaghi di pertandingan ini.

“Kami membuat beberapa kesempatan selama pertandingan, serta selanjutnya, kualitas kami nampak. Kesehatan kami makin bagus, kami sukses mengubah situasi 2x menantang team sekelas Fiorentina serta Torino, jadi beberapa pemain menunjukkan mentalitas mereka telah pas,” sambung Farris.

Walau demikian, kemenangan kesempatan ini bernilai mahal. Immobile dinyatakan tidak dapat tampil di pertandingan selanjutnya menantang AC Milan, Minggu (5/7) jam 02.45 WIB, sebab terserang hukuman penumpukan kartu.

“kartu kuning Immobile barusan benar-benar disayangkan, tetapi ya demikianlah ketentuan masalah handball, walau tempat Ciro tidak menyengaja. Sayangnya, beberapa pemain kami yang luka belum sembuh, tetapi Danilo Cataldi serta Adam Marusic kemungkinan dapat main menantang Milan,” tuturnya.