Witan Sulaeman Bicara Style Main Baru Tim nasional U-19 ala Shin Tae-yong

Posted on

 

Witan Sulaeman telah menyesuaikan dengan skema baru yang sering diaplikasikan Shin Tae-yong semasa Tim nasional Indonesia U-19 lalui pemfokusan latihan di Kroasia.
Shin Tae-yong suka menggunakan pakem 4-4-2 dalam tujuh eksperimen Tim nasional U-19 di Kroasia selama Bulan September. Walau sebenarnya, Tim nasional Indonesia barisan umur seringkali memakai pakem 4-3-3, 4-2-3-1, atau 4-5-1.

Shin Tae-yong berani mengganti ide itu serta mengenalkan style permainan baru di Tim nasional U-19. Buat beberapa pemain, pasti ini jadi hal baru sebab telah terlatih dengan skema 4-3-3 serta semua variasinya.

Skema 4-4-2 terus dipertahankan Shin Tae-yong dalam tujuh pertandingan Tim nasional U-19 di Kroasia. Memang hampir tetap ada pembongkaran daftar pemain, tetapi 4-4-2 sering jadi pilihan si pelatih.

Salah satunya pemain Tim nasional U-19, Witan Sulaeman, akui tidak masalah dengan hal tersebut

Dia siap pelajari hal baru serta coba jalankan apa sebagai kemauan pelatih.

“Jika skema memang tiap pelatih tentu berlainan. Kami untuk pemain harus pro, kami harus juga beradaptasi ke tiap pelatih,” kata Witan diambil dari PSSI TV.

“Sebab mustahil semasa bermain bola kami cuman dilatih dengan satu pelatih saja. Jadi untuk pemain pro harus dapat sesuaikan dengan pelatih mana saja,” katanya memberikan tambahan.

Witan satu diantara pemain yang telah dekat dengan 4-3-3 sejak dari umur muda. Dia merupakan pemain Tim nasional Indonesia U-16 yang masih ada dari masa Indra Sjafri.

Bekas pemain PSIM Yogyakarta itu sempat juga jadi sisi Tim nasional U-19 masa Fakhri Husaini yang sering memakai pakem 4-3-3. Mode permainan dari Shin Tae-yong bukan permasalahan serta dia mengucapkan syukur dapat mendapatkan pelajaran baru.

Buat Witan Sulaeman, itu adalah modal bernilai buat teamnya yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2021. Tidak itu saja, menantang team-team kuat di Kroasia dikatakannya untuk pengalaman bernilai.

“Di sini (Kroasia) kami memperoleh banyak menit bermain, bisa pengalaman berlaga, itu benar-benar bernilai sekali untuk profesi kita ke depan untuk bagaimana menantang team-team Eropa serta untuk persiapan di Piala Dunia U-20 kelak benar-benar bernilai sekali pengalaman di sini,” papar pemain club Liga Serbia, Radnik Surdulica.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *